Cara Membagikan Angklung Diatonis Sebelum Latihan di Mulai

Cara Membagikan Angklung Diatonis Sebelum Latihan di Mulai
Artikelangklung.blogspot.com - Cara membagikan penomoran angklung diatonis ini merupakan satu proses kegiatan yang sangat penting dalam pelaksanaan pelatihan angklung. Mengapa proses ini sangat penting? Ya, karena proses penomoran angklung ini menjadi tahap awal yang penting untuk setiap pemain agar merata dalam pembagian angklungnya,serta merata pula nada-nada yang dibunyikan ketika suatu komposisi lagu / aransemen angklung yang dimainkan secara utuh.

Tidak sedikit pelatih angklung yang luput akan tahap pembagian angklung ini, saya katakan “Ini Sangat Penting” untuk balancing sebuah bunyi angklung yang akan dimainkan, saya sendiri mempunyai beberapa strategi agar angklung yang dimainkan oleh setiap pemain angklung meminimalisir kebentrokan nada angklung yang dimainkan.

Kenapa bisa bentrok? Ya ini efek dari tidak ada pengaturannya ketika Anda sebagai pelatih memberikan angklung kepada setiap siswa yang anda latih pertama kali, lalu bagaimana caranya untuk membagikan penomoran angklung itu? Ya, dalam tulisan ini saya akan tunjukan suatu tabel pendistribusian angklung atau tabel penomoran angklung yang dapat anda gunakan sebelum mempelajari sebuah lagu bersama tim angklung anda.

Namun pada tulisan ini saya akan sharingnya kepada Anda satu tabel pendistribusian angklung yang dibuat oleh tokoh angklung diatonis pa Hidayat, sehingga tabel ini disebut “Tabel Hidayat” berikut tabelnya:

Cara membagikan penomoran angklung diatonis

Cara membagikan Angklung Versi @HIDAYAT

Keterangan 


  • Kolom satu adalah nomor urut setiap pemain
  • Kolom dua adalah nomor-nomor anglklung yang siap dimainkan oleh setiap pemain
  • Kolom tiga adalah keterangan jumlah orang yang memainkan nada-nada apa saja yang hendak dia mainkan.

Angklung merupakan satu jenis kesenian tradisonal asal Jawa Barat yang perkembangannya cukup signifikan, terutama di kalangan komunitas pendidikan sekolah. Maka dari  ketika angklung sudah banyak penyebaraya di Sekolah-sekolah, maka seharusnya makin banyak juga pemikiran-pemikiran atau metodologi tantang pengajaran palatihan angklung ini agar semakin baik.

Proses Pendistribusian atau tahap pembagian penomoran angklung ini kendaknya dipersiapkan oleh setiap pelatih yang akan melatihkan kepada siswanya, karena dengan mempersiapkan pembuatan tabel penomoran angklung ini akan membantu anda mempermudah pembagian angklung ketika di ruang latihan sehingga waktu akan jauh lebih efektif untuk melakukan ketahap berikutnya.

Demikian postingan artikel yang sangat sederhana tentang Cara membagikan penomoran angklung diatonis, semoga bermanfaat dan silahka anda dapat membaca artikel lainnya, bagi anda yang membutuhkan Partitur Angklung untuk dasar, silahkan Anda dapat mendownloadnya secara gratis di sini Download Partitur Angklung.

Salam



Pelatih Angklung Diatonis Hub 087823168070 – Yadi Mulyadi

Pelatih Angklung Diatonis Hub 087823168070 – Yadi Mulyadi
Artikelangklungblogspot.com - Apakah Anda sedang mencari pelatih angklung? Silahkan anda dapat menghubungi No 087823168070, kami Praktisi Angklung dan Dosen Angklung disalah satu Sekolah Tinggi Seni di Bandung, banyak lulusan-lulusan mahasiswa dari jurusan angklung yang dapat melatih musik angklung dengan baik.


INFO PELATIH ANGKLUNG



Pelatih Angklung Diatonis

Pada dasarnya ada 2 (dua) program pelatihan yang  pada umumnya sering dilakukan, yaitu program latihan rutin dan program latihan angklung by event.

Program Latihan Angklung Rutin – Merupakan Program latihan rutin yang biasanyadilakukan oleh lembaga sekolah atau lembaga perusahaan yang mengadakan pelatihan rutin misal satu minggu sekali, materi lagu yang dilatihkan cenderung agak komplek dari segi aransement karena dilatihkan dalam waktu yang cukup lama, biasanya ada target Lomba/Festival, konser tunggal dan memainkan banyak lagu.

Program Latihan Angklung Per event – Merupakan program latihan angklung yang dilakukan hanya beberapa kali karena akan menghadapi seuatu acara-acara yang sifatnya mendadak. 

Bagai Anda yang memerlukan pelatih-pelatih Angklung untuk Latihan Angklung Secara Rutin atau Pelatihan Angklung Untuk By Event, Anda bisa menghubungi What’sup No. 087823168070

Keberadaan pelatih angklung yang mengerti ilmu musik sangat jarang, banyak pelatih angklung yang ada di masyarakat notabene hanya berbekal pengalaman semasa kecilnya pernah bermain sebagai pemain angklung, apakah itu cukup untuk mejadi seorang Instruktur angklung / Guru angklung? Jawabannya bisa Ya, bisa tidak, tergantung kepada kualitas dirinya.

Menjadi seorang pelatih angklung tidak hanya berbekal pengalaman saja melainkan harus mengerti kaidah-kaidah ilmu musik, karena angklung merupakan kesenian musik yang sangat komplek yang harus dikuasai oleh seorang pelatih angklung, Ada beberapa kecakapan yang harus di kuasai secara personal untuk sorang pelatih angklung? 

Pelatih angklung harus memahami keilmuan tentang Strategi Belajar Mengajar, Metodologi pengajar musik, metode belajar musik, maka dengan mengetahui keilmuan ini seorang pelatih angklung akan sangat fasih dalam berbicara dan dapat melakuakn pengusaan kelas dengan baik.

Keilmuan pendidikan musik sangat penting, kenapa? Karena dalam bermusik  angklung anda harus mengusai bidang-bidang disiplin keilmuan musik lainnya seperti;bagaimana cara anda membuka percakapan sebelum pelatihan dimulai, bagaimana mimik muka anda ketika pelatihan berlangsung, seperti apa intonasi suara anda ketika anda melakukan proses pembealajran di kekas, bagaimana cara memberikan pemahaman musik, teori dasar musik (membaca notasi, solfegio, memahami unsur-unsur musik, dll), selain itu juga anda harus menguasai minimal satu penghuasaan alat musik.
Berikutnya hal penting yang harus dikuasai Pelatih Angklung adalah anda harus mengetahui karakter alat musik angklung, memahami bunyi angklung, range nada alat musik angklung, pendistribusian angklung, angklung yang mana saja yang harus dimainkan dan tidak dimainkan.

Sebagai seorang pelatih Angklung Sesungguhnya Anda wajib bisa mengaransemen sendiri!, kenapa harus bisa? “Seperti ibarat pemain sepakbola, jika anda sebagai seorang atlit sepakbola, tentunya anda harus tahu bagaimana cara mengatur nafas, teknik skill bagaimana cara menendang bola dan mengetahui strategi apa yang akan dijalankan, mencari dan mencari cara sendiri agar mendapatkan satu formula yang bagus untuk diterapkan dalam sepakbola”.

Sama halnya dengan Angklung seorang Pelatih Angklung tentunya anda harus mempunyai formula-formula yang dapat anda terapkan dipelatihan angklung, karena angklung adalah musik, maka ujung tombaknya musik adalah “Karya Sendiri Idealnya” minimal Anda sebagai pelatih dapat membuat aransemen musik dengan lagu-lagu yang sudah populer, masalahnya adalah banyak para pelatih bermodalkan Nekad, sehingga hasil musiknya peserta seperti “Robot”, karena banyak hal-hal yang dipaksakan dan kurangnya ilmu pengetahuan tentang pendidikan Musik.

Terimakasih.

pelatih angklung, info pelatih angklung, pelatih angklung diatonis, yadi mulyadi, pelatih angklung bandung, pelatihan angklung, instruktur angklung, dosen angklung,

Not Angklung HALO HALO BANDUNG - Daeng & Agam

Not Angklung HALO HALO BANDUNG - Daeng & Agam
ArtikelAngklung.blogspot.com - Not Angklung HALO HALO BANDUNG - Daeng & Agam. Anda sedang mencari Not Angklung HALO HALO BANDUNG - Daeng & Agam ? selamat anda telah mengunjungi blog Not Angklung, Blog Gratis Download Not Angklung, Anda dapat Mendownload Not Angklung HALO HALO BANDUNG - Daeng & Agam dan Not Angklung / Partitur Angklung dan karya Angklung lainnya.

Not Angklung HALO HALO BANDUNG - Daeng & Agam / Partitur Angklung HALO HALO BANDUNG - Daeng & Agam. Untuk membuka file Not Angklung ini, dapat anda dapatkan di file Google Drive

Silahkan Klik Disini untuk Download :

Not Angklung HALO HALO BANDUNG - Daeng & Agam


NOT ANGKLUNG / ANGKLUNG SHEET MUSIC - Not Angklung BAGIMU NEGERI - Daeng & Agam adalah hak cipta / hak milik dari pengarang, artis, band dan label musik yg bersangkutan. Seluruh media termasuk buku pengajaran Angklung ataupun Ilmu pengetahuan Angklung serta Chord Gitar yang terdapat di situs ini hanyalah untuk keperluan promosi dan evaluasi.

ArtikelAngklung.com - Not Angklung HALO HALO BANDUNG - Budi Supardiman. You're looking for HALO HALO BANDUNG - Daeng & Agam Not Angklung? congratulations you have visited the blog Not Angklung, Free Blog Angklung Sheet Music, you can Download HALO HALO BANDUNG - Daeng & Agam Not Angklung / Angklung Sheet Music and others.

Not Angklung HALO HALO BANDUNG - Daeng & Agam / HALO HALO BANDUNG - Daeng & Agam Angklung Sheet Music.

NOT ANGKLUNG /PARTITUR  ANGKLUNG  - Not Angklung HALO HALO BANDUNG - Daeng & Agam is copyright / property of the authors, artists, bands and music labels horse's mouth. All media including books science teaching Angklung or Angklung and guitar Chords contained in this site are for promotional and evaluation purposes.

Not Angklung HALO HALO BANDUNG, Notasi Angklung HALO HALO BANDUNG, Not Angklung Lagu  HALO HALO BANDUNG, Partitur Angklung HALO HALO BANDUNG, Not Angklung, Download Not Angklung HALO HALO BANDUNG,

Not Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman

Not Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman
ArtikelAngklung.blogspot.com - Not Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman. Anda sedang mencari Not Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman ? selamat anda telah mengunjungi blog Not Angklung, Blog Gratis Download Not Angklung, Anda dapat Mendownload Not Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman dan Not Angklung / Partitur Angklung dan karya Angklung lainnya.

Not Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman / Partitur Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman.

Untuk membuka file Not Angklung ini, dapat anda dapatkan di file Google Drive

Silahkan Klik Disini untuk Download :

Not Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman


NOT ANGKLUNG / ANGKLUNG SHEET MUSIC - Not Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman adalah hak cipta / hak milik dari pengarang, artis, band dan label musik yg bersangkutan. Seluruh media termasuk buku pengajaran Angklung ataupun Ilmu pengetahuan Angklung serta Chord Gitar yang terdapat di situs ini hanyalah untuk keperluan promosi dan evaluasi.

ArtikelAngklung.com - Not Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman. You're looking for BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman Not Angklung? congratulations you have visited the blog Not Angklung, Free Blog Angklung Sheet Music, you can Download BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman Not Angklung / Angklung Sheet Music and others.

Not Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman / BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman Angklung Sheet Music.

NOT ANGKLUNG /PARTITUR  ANGKLUNG  - Not Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman is copyright / property of the authors, artists, bands and music labels horse's mouth. All media including books science teaching Angklung or Angklung and guitar Chords contained in this site are for promotional and evaluation purposes.

Not Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman, Notasi Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman, Not Angklung Lagu  BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman, Partitur Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman, Not Angklung, Download Not Angklung BAGIMU NEGERI - Budi Supardiman

Not Angklung BLUE DANUBE - Agam

Not Angklung
Not Angklung BLUE DANUBE - Agam
ArtikelAngklung.blogspot.com - Not Angklung BLUE DANUBE - Agam. Anda sedang mencari Not Angklung BLUE DANUBE - Agam ? selamat anda telah mengunjungi blog Not Angklung, Blog Gratis Download Not Angklung, Anda dapat Mendownload Not Angklung BLUE DANUBE - Agam dan Not Angklung / Partitur Angklung dan karya Angklung lainnya.

Indonesian Angklung

angklung is Indonesia
Indonesian Angklung
Indonesian Angklung

Angklung is an Indonesian musical instrument consisting of two to four bamboo tubes suspended in a bamboo frame, bound with rattan cords. The tubes are carefully whittled and cut by a master craftsperson to produce certain notes when the bamboo frame is shaken or tapped. Each Angklung produces a single note or chord, so several players must collaborate in order to play melodies.

Traditional Angklungs use the pentatonic scale, but in 1938 musician Daeng Soetigna introduced Angklungs using the diatonic scale; these are known as angklung padaeng. The Angklung is closely related to traditional customs, arts and cultural identity in Indonesia, played during ceremonies such as rice planting, harvest and circumcision.

Angklung


The special black bamboo for the Angklung is harvested during the two weeks a year when the cicadas sing, and is cut at least three segments above the ground, to ensure the root continues to propagate. Angklung education is transmitted orally from generation to generation, and increasingly in educational institutions.

Because of the collaborative nature of Angklung music, playing promotes cooperation and mutual respect among the players, along with discipline, responsibility, concentration, development of imagination and memory, as well as artistic and musical feelings.

Source : angklung unesco

Pengertian Angklung

Pengertian Angklung


Angklung adalah salah satu bentuk budaya tradisional Jawa Barat, yang telah dikenal dalam kurun waktu yang cukup panjang, alat musik ini terbuat dari sepasang tabung bambu, yang dirangkai dengan beberapa bilah bambu lainnya. Struktur tersebut menghasilkan karakter suara yang unik dan sukar ditiru oleh instrumen musik lainnya.

Adapun pengertian angklung yang dikemukakan oleh para ahli dibawah ini diantaranya :

Pengertian Angklung Pertama :
"Angklung adalah waditra yang terbuat dari bambu dengan tabung suara sebagai sumber bunyi (resonator) yang dibunyikannya dengan cara digoyangkan " (Karwati, 1997 :13)

Pengertian Angklung ke-2 :
"Menurut Soeharto dalam yusup (1989:92) Angklung adalah alat musik yang tergolong Idiophone, yaitu golongan alat musik yang sumberbunyinya berupa badan dari alat musik itu sendiri.

Pengertian Angklung ke-3
"Menurut Rochaeni, (1990:67), Angklung adalah alat musik terbuat dari bambu dengan tangga nada pentatonis dan ada juga yang bertangga nada diatonis.

Pengertian Angklung ke-4
"Angklung instumentnya sederhana dibuat dari bambu yang tipis (buluh) atau dari bambu yang bersurat berwarna coklat kehitam-hitaman (Depdikbud, 1997 :67)

Pengertian Angklung ke-5
"Angklung adalah alat musik tradisional yang terbuat dari batang bambu berasal dari daerah jawa barat (Hidayat, 1979)

Berdasarkan beberapa definisi tantang Pengertian Angklung di atas, menurut blogger dapat mengambil kesimpulan bahwa

Pengertian Angklung


definisi tentang angklung dan apa itu angklung
Pengertian Angklung
 "Angklung merupakan salah satu jenis alat musik idiophone yang berasal dari daerah Jawa Barat. Angklung ini terbuat dari batang bambu atau potongan bambu yang tipis (buluh) atau dari bambu yang bersurat berwarna coklat, dan untuk membunyikannya yaitu dengan cara digerakan, digoyangkan, atau digetarkan, dengan tabung suara sebagai sumber bunyinya."  
(Yadi Mulyadi, 2005 : 13)

Demikian artikel yang saya buat, semoga bermanfaat, dan terimakasih sudah berkunjung ke blog kami di Artikel Angklung. 

Info Web Toko Angklung Berkualitas, Klik Disini

Angklung

Saung Angklung Udjo Terima Upakarti

Saung Angklung Udjo Terima Upakarti

ANGKLUNG ORKESTRA - Daeng Udjo dengan Angklung Orkestra-nya membawakan lagu Eleanor Rigby yang diaransemen hanya dalam waktu seminggu sebelum acara Angklung Night a Tribute to The Beatles di Saung Angklung Udjo, Kota Bandung, Jumat (7/9/2012) malam

BANDUNG, TRIBUN - Saung Aklung Udjo (SAU) mendapatkan penghargaan Upakarti tahun 2012 sebagai lembaga yang secara tulus, aktif, dan berkesinambungan mengembangkan industri kecil dan menengah. Piala dan piagam diberikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jumat (7/12). Adapun kategori penghargaan yang diterima adalah Upakarti Jasa Pengabdian.

Dalam rilis yang diterima Tribun, disebutkan penghargaan ini tentunya tidak serta merta diberikan. Berbagai usaha memang telah dilakukan Saung Aklung Udjo SAU dalam mengembangkan insudtri kecil dan menengah dengan tulus, aktif, dan berkesinambungan. Bukan karena keterpaksaan, rasa tanggung jawab sosial dalam ikut melestarikan dan menjaga budaya angklung selalu mendorong aktivitas di Saung Aklung Udjo SAU.

Saung Angklung Udjo (SAU)
Saung Angklung Udjo
Tanggung jawab dalam melestarikan seni budaya angklung tidak hanya di hilir (pertunjukan). Kesinambungan sumber daya alam juga harus turut dijaga, jangan sampai merusak lingkungan ataupun mengalami kelangkaan bahan baku. Saung Aklung Udjo SAU sedang melakukan kerjasama dengan Perhutani, instansi pendidikan, konsultan, dan pihak BUMN agar bekerjasama untuk menjaga kelangsungan bambu. Semua didasari atas kepedulian sosial dan komitmen yang tinggi antar pihak.

Selain itu, ada keyakinan untuk bisa membuka lapangan usaha baru yang dapat meningkatkan pendapatan para seniman angklung, pengrajin angklung, dan petani bambu. Kegiatan promosi dan pemasaran juga dilakukan untuk bisa meningkatkan taraf  hidup masyarakat yang terlibat. Saat ini tercatat 89 orang pengrajin, 102 karyawan, 249 pemain angklung, 5 kelompok petani, dan pengrajin kerajinan lainnya yang terlibat dalam aktivitas Saung Aklung Udjo SAU. (*)

Web Toko Online Angklung Berkualitas, Klik Disini

Siswa dari 11 Negara dan SAU Akan Mainkan Angklung Toel

Siswa dari 11 Negara dan SAU Akan Mainkan Angklung Toel

Dalam penampilan puncak acara Aktivasi Taman Budaya yang bertajuk "Galindeng Dapuran Awi" (Gapura) akan tampil sajian musik angklung yang lebih menarik di Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya (BPTB) Jabar, Dago Tea House, Sabtu (24/8) malam. Cara memainkan angklung dengan inovasi baru, yakni dengan cara 'ditoel' (disentuh) akan dimainkan siswa-siswa dari 11 negara yang sedang belajar di Saung Angklung Udjo (SAU) dan siswa-swa SAU sendiri.

Inovasi permainan angklung tersebut telah dikenalkan sejak tahun 2010 sebagai hasil pemikiran dan karya salah seorang anak dari almarhum Udjo Ngalagena pendiri Saung Angklung Udjo yang didirikan tahun 1967. Yayan Mulyana Udjo sebagai pencipta model ini menamakannya Angklung Toel. Karena angklung-angklungnya ditempatkan pada sebuah standar  dan dipasang secara terbalik. Untuk membunyikannya cukup dengan sentuhan tangan. Karena kontruksinya yang demikian, setiap lagu pun dapat dimainkan oleh seorang pemain dan bisa memainkan lagu yang memiliki perpindahan nada cepat. (ddh) BANDUNG, TRIBUN

Lagu Al Jarreau Pun Asyik Dimainkan Pakai Angklung

Lagu Al Jarreau Pun Asyik Dimainkan Pakai Angklung

Siswa siswi dari 12 negara terampil memainkan angklung pada acara Gapura di Dago Tea House, Sabtu (24/8/2013).

LUAR biasa. Permainan musik angklung, yang biasanya mengiringi atau membawakan tembang-tembang tenang dan lambat, kini mampu menyuguhkan lagu-lagu yang berirama cepat. Sebut saja Boogie Down. Lagu yang dipopulerkan Al Jarreau yang begitu cepat itu dapat dibawakan cucu almarhum Udjo Ngalagena, "Ajay" Fajar Insani (12). Lagu Rolling In The Deep, yang dipopulerkan Adele, juga bisa dibawakan siswa-siswi dari dua belas negara yang baru belajar seni budaya selama dua bulan di Yayasan Saung Angklung Udjo.

Hadirnya perwakilan asing dari berbagai negara, yaitu Norwegia, Jerman, Tibet, Azerbaijan, Thailand, Kepulauan Pasifik Samoa, Inggris, Australia, Papua, India, Kepulauan Pasifik Piji, dan Turki, menjadikan ratusan penonton semakin terpesona dan bertambah semangat untuk mengenal angklung lebih jauh lagi.

"Ayo, orang luar negeri saja sudah bisa main angklung, malah sudah bisa menari seperti orang Sunda. Bagaimana dengan orang Sunda sendiri, khususnya generasi muda? Ayo belajar seni budaya sendiri," ujar Atang Warsita, yang didaulat sebagai pembawa acara pada pergelaran Aktivasi Taman Budaya yang bertajuk "Galindeng Dapuran Awi" (Gapura) di Teater Terbuka Balai Pengelolaan Taman Budaya (BPTB) Jabar, Dago Tea House, akhir pekan lalu.

Tak hanya itu, para perwakilan asing yang mengenakan kostum penari tradisional Sunda juga sebelumnya berhasil membawakan tembang Manuk Dadali dan Beas Beureum. Bahkan mereka pun memberikan bonus suguhan berupa tarian rakyat Sunda.

Lagu-lagu yang dibawakan para perwakilan asing dan Ajay, pemain muda dari Saung Udjo yang berbakat itu, dimainkan dengan angklung toel. Ini model angklung terbaru karya inovasi dari salah seorang putra almarhum Udjo Ngalagena, Yayan Mulyana Udjo, pada tahun 2010. Disebut angklung toel karena angklung-angklung yang ditempatkan pada sebuah dudukan dan dipasang secara terbalik itu dibunyikan cukup dengan sentuhan tangan. Karena konstruksinya yang demikian, setiap lagu pun dapat dimainkan oleh seorang pemain dan bisa memainkan lagu yang memiliki perpindahan nada cepat.

"Saya merasa senang bisa tampil di sini. Saya juga sangat senang dalam program ini bisa belajar seni budaya Sunda," ujar Beth Nicole Rawlins, seorang guru asal Inggris yang mengikuti studi seni budaya Indonesia dari Kementerian Luar Negeri Indonesia selama tiga bulan, saat ditemui seusai pementasan.

Selain menyuguhkan angklung toel yang mampu dibawakan seperti piano, pergelaran Gapura itu diawali dengan pergelaran angklung buhun lengkap dengan sajian seni prosesi ritual yang biasa dilakukan oleh masyarakat tempo dulu sebagai wujud doa dan syukur kepada Sang Pencipta.

Suguhan angklung buhun yang dibawakan kelompok masyarakat dari daerah Nangerang, Cililin, Kabupaten Bandung Barat, pimpinan Abun Somawijaya, itu sangat memberikan arti. Ratusan penonton pun menjadi tahu awal mulanya penggunaan angklung oleh masyarakat, khususnya di tatar Sunda. Permainan angklungnya begitu sederhana, jumlahnya hanya beberapa buah angklung dalam laras pentatonis mirip salendro, dan memainkannya pun tampak sederhana, yakni hanya dengan berulang-ulang dalam pola ritmik saja.

Setelah mengenal awal mulanya penggunaan angklung, penonton mendapat suguhan perkembangan penggunaan angklung yang mulai berkembang, sebelum munculnya angklung toel. Persembahan ini disuguhkan oleh kelompok kesenian angklung Awi Sada dari Banjaran, Kabupaten Bandung, yang mengolaborasikan angklung pentatonis dengan alat musik bambu lainnya, seperti kohkol, kosrek, kapiar,  toleat, suling, celempung, dan lain-lain.

Kelompok SMA Negeri 1 Bandung yang diasuh Dadang Sunjaya pun membawakan angklung pentatonis dalam laras madenda dan pelog degung. Sementara biasanya angklung pentatonis merupakan angklung berlaraskan salendro padantara. Dalam penampilannya, mereka mampu mengiringi penyanyi Sunda ternama, Rita Tila, dengan lagunya antara lain Es Lilin dan Bulan Sapasi. Selain itu mereka membawakan sajian musik angklung diatonis hasil karya almarhum Daeng Sutigna. Dalam membawakannya mereka menyuguhkan lagu Mojang Priangan, Bungo Jempa, Yamko Rambe Yamko, dan Laskar Pelangi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Drs Nunung Sobari MM, mengatakan kesenian angklung menjadi pilihan pada Aktivasi Taman Budaya ini karena selama ini masyarakat sudah banyak mengenal angklung melalui berbagai media informasi atau sosial, bahkan banyak yang pernah melihat langsung pergelarannya. Namun masih ada bagian yang belum terekspos lebih lengkap, seperti rangkaian perjalanan sejarahnya dari awal sampai sekarang. Terutama mengenai suara yang berhubungan dengan notasi pada angklung.

"Dengan pergelaran Gapura atau Galindeng Dapuran Awi, yang berarti alunan rumpun bambu, diharapkan masyarakat lebih tahu tentang kesenian angklung. Gapura sendiri dalam arti bahasa umum adalah pintu gerbang, maka tema ini mengandung pesan semoga dapat membuka wawasan lebih luas khazanah seni angklung di Jawa Barat," ujarnya. (*)  Dedy Herdiana, TribunJabar